Ford Explorers with Firestone Tires – A Killer Scenario

Case StudyOleh: Harry Andrian Simbolon SE., M.Ak., QIA

Kasus ini bermula dari banyaknya kasus kecelakaaan di jalan raya yang terjadi pada mobil Ford khususnya yang bertipe Explorers.  Ada sekitar 200 kasus kematian yang disebabakan mobil terguling di Amerika, dan lebih dari 50 kasus serupa terjadi di Venezuela, serta ada 14 kasus yang terjadi di Saudi Arabia. Permasalahannya siapakah yang layak dipersalahkan atas kasus-kasus kematian tersebut Ford atau si Pengemudi, atau ban yang digunakannya??

Inti Permasalahan

Ford dan Firestone telah menjalin hubungan yang sangat erat sejak lama sekalai. Tahun 1895 Harvey Firestone menjual bannya kepada henry Ford untuk mobil yang pertama kali diproduksi Ford. Firestone Tire & Rubber Company (anaka Perusahaan Bridgeston Jepang di Amerika) memenangkan kontrak pertamakalinya untk produksi massa Ford. Hubungan ini semakain mesra lagi ketika cucu lelaki Ford – William Clay Ford menikah dengan Cucu perempuan Firestone – Martha

Hubungan mulai renggang ketika tahun 1999 setelah terjadi 14 kasus kecelakaan yang sangat fatal yang berakibat Ford mengganti ban-bannya di Saudi Arabia dan negara-negara tetangga. Ban tersebut meledak pada cuaca yang sangat panas.

Kasus kecelakaan ini terekam media yang kemudian berdampak pada investigasi yang dilakukan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada 47 juta ban mobil Firestone yang meliputi ATX, ATXII dan Wilderness tires.

Ford Motor Co. mempertimbangkan pengajuan tuntutan hukum kepada Bridgestone, untuk mengganti biaya yang dikeluarkan Ford, berkaitan dengan recall jutaan ban senilai $3 juta. Langkah ini menyusul perintah National Highway Traffic Safety Administration kepada Firestone, anak perusahaan Bridgestone di USA untuk menarik dan mengganti 3.5 juta ban. Perintah ini secara tidak langsung menyatakan produsen ban bersalah dalam kasus recall ini. Beberapa lembaga pemegang saham meminta manajemen Ford untuk meminta kompensasi dari Bridgestone, antara lain dengan mengajukan gugatan lewat pengadilan Jepang. Ford juga sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk menerima tawaran Shigeo Watanabe, President Bridgestone.

Kasus kecelakaan semakin lama semakin yang akhirnya memebuat Firestone menarik 14,4 juta  ban radialnya. Ford dan Firestone sepakat untuk mengganti ban tersebut. Perang komentar antara kedua CEO pun semakin sering terjadi yang semakain memanaskan pertikaian bisnis ini. CEO Ford menjelekkan mengatakan ban firestonelah peneyebaba semua kecelakaan tersebut, sementara CEO Firestone menagatakan bahwa sistem keselamatan mobil FORDlah yang berperan utama pada kecelakaan-kecelakaan tersebut.

Akhirnya setelah mendapat tudingan sebagai penyebab kecelakaan pada mobil Ford-Explorer. Tanggal 21 Mei, FireStone (BridgeStone USA) mengumumkan membatalkan kontrak kerja sama dengan Ford yang sebenarnya telah memiliki sejarah seratus tahunan antara ke dua perusahaan.

Pihak FireStone mengomentari keputusan tsb, karena merasa bahwa Ford melempar tanggung jawab masalah kecelakaan yang sering ditimbulkan oleh Explorer, kepada pihak FireStone. Sementara dari pendapat FireStone, penyebab kecelakaan bukanlah pada roda dari produk FireStone tetapi lebih dikarenakan kesalahan konstruksi atau design dari mobil tsb. Berdasarkan perbedaan pendapat tersebut, akhirnya Fire Stone memutuskan untuk tidak menjalin kerjasama lagi dengan Ford. Sementara komentar Ford mengenai keputusan FireStone yang tidak akan mensupplay ban lagi kepada Ford, adalah sangat menyayangkan kesipulan tsb.

Di dalam Amerika sendiri, atas kecelakaan yang dianggap sebagai akibat dari ban FireStone tsb, telah menewaskan setidaknya 170 orang. Dalam periode tahun kemarin FireStone telah merecall produknya sebanyak 6,5 juta ban. Akan tetapi, akhir-akhir ini Ford menuntut FireStone untuk merecall lagi roduknya sebanyak 10 juta ban. Mendapatkan permintaan dari Ford ini, akhirnya FireStone memutuskan untuk putus hubungan dengan Ford.

Sementara itu, komentar dari Presdir Bridgestone, bahwa memang banyak kecelakaan yang terjadi pada kombinasai antara mobil Ford dan ban FireStone, oleh karena itu Bridge Stone mengajukan ide untuk mengadakan investigasi dengan melibatkan pihak ketiga yang netral, akan tetapi dari pihak Ford lebih melempar tuduhan bahwa tanggung jawab adalah ada pada pihak produsen ban. BridgeStone juga mengomentari apabila dituntut untuk merecall produknya lebih banyak lagi, hal itu akan empengaruhi kelangsungan kehidupan perusahaan.

Kerjasama dengan Ford sendiri, memiliki porsi 3 hingga 4 % dari penjualan total Firestone, dan bila dilihat dari seluruh Bridgestone group menempati porsi hanya 2%, jadi diperkirakan tidak akan mempengaruhi penjualan total. Akan tetapi keputusan untuk memutus kerja sama dengan Ford yang selama ini cukup baik serta merupakan produsen mobil yang besar, maka diperkirakan memiliki resiko tersendiri bagi Bridgestone

Dampak Bagi Kedua Perusahaan

Baik Ford maupun Firestone menderita kerugian besar. Pada bulan Mei 2001 Ford mengumumkan penarikan ban Firestone yang jumlahnya tiga kalai lipat yaitu 2.8 Millyar dollar. Ford ingin agar biaya penarikan ini dibebankan pada si pembuat ban yaitu Firestone. Sementara Firestone mengambil keputusan untuk menyetop supply ban bagi Ford.

Tahun 2001 penjualan Explorers menurun drastic. Masyarakat masih sangat takut untuk memebeli Explorer berkaitan dengan banyaknya kasus kecelakaan yang sering terjadi. Ford kehilangan pangsa pasar kepada Toyota dan pesaing lainnya. Pada bulan Juli 2001 Ford mengalami kerugian untuk pertama kalinya sejak tahun 1992.

Sementara Firestone mengalami penurunan pendapatan yang sangat drastis hingga 80%. Yang menggambarkan biaya penarikan dari berjuta ban termasuk biaya legal. Firestone mengalami $510juta setelah menegeluarkan $750 juta biaya legal.

Opsi Yang Dialami Firestone

Akibat kasus ini Brand Firestone yang telah dibangun selama ratusan tahun jatuh secara drastis. Setelah kasus ini Firestone menghadapi 3 opsi (Pilihan yang hampir sama dihadapai dalam kasus Jhonson & Jhonson):

  1. Lebih mengedepankan brand Bridgestone
  2. Memusnahkan nama Firestone sama sekali
  3. Berusaha menyelamatkan Brand Firestone.

Firestone berpendapat bahwa masyarakat akan cepat lupa akan kasus tersebut, sehingga Firestone meneruskan menggunakan Brand Firestone.

Advertisements

About akuntansibisnis
Me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: