Perumusan Strategi

Oleh: Harry Andrian Simbolon SE., M.Ak., QIA

PENETAPAN VISI DAN MISI

Visi manajemen merupakan suatu perspektif gambaran besar yang diinginkan tentang: siapa kita ini sebenarnya (who we are), apa yang kita kerjakan (what we do) dan kemana kita akan pergi (where we are headed). Visi merupakan gambaran perubahan pada masa datang yang ingin kita ciptakan. Sedangkan misi adalah jalan yang perlu ditempuh (the chosen track) agar visi dapat tercapai. Misi berfungsi sebagai peta dalam perjalanan organisasi untuk mencapai cita-cita yang diharapkannya tercapai di masa yang akan datang.

Penyusunan Misi

Pernyataan misi yang terlalu luas cenderung tidak mampu memberikan batas-batas yang jelas yang dapat membantu jajaran manajemen dalam memfokuskan aktivitas yang dilakukan. Tetapi, pernyataan yang sempit bisa membatasi dan bahkan mencegah perusahaan untuk menggunakan sumber daya atau kemampuan terbaiknya dalam meraih kesempatan atau peluang yang tersedia .

Mengkomunikasikan Visi dan Misi

Manajer perlu mengkomunikasikan visi dalam kata-kata yang menimbulkan perasaan kuat untuk mencapai tujuan organisasi, membangun kebanggaan bekerja dalam perusahaan, mendorong bertindak ekstra dan kemampuan untuk melakukan pengendalian. Komunikasi yang efektif tidak sekedar dibangun melalui kata-kata, tetapi perilaku atasan yang patut ditiru oleh bawahan akan sangat efektif. Mempromosikan visi dan ditunjukkan pula dengan merayakan sukses-sukses kecil akan menambah keyakinan anggota organisasi akan kebenaran visi yang mereka idamkan.

Mengapa Visi dan Misi Tidak Efektif

  1. Kerancuan pengertian visi dan misi
  2. Visi dan Misi tidak betul-betul didambakan
  3. Visi dan misi tidak mewakili penderitaan dan harapan
  4. Visi dan Misi tidak diyakini dapat dicapai

Agar visi dan misi perusahaan organisasi dihayati, dirasakan, dan diendapkan oleh karyawan maka hal yang perlu mendapat perhatian adalah:

  • Visi dan misi harus dibuat selaras dan sepadan dengan system nilai organisasi
  • Komitmen
  • Komunikasi
  • Visi dan misi harus fleksibel
  • Visi dan misi harus didukung system manajemen yang tepat

Visi Multi Indrawi

Visi multiindrawi yaitu suatu teknik yang berusaha menerjemahkan visi ke bentuk konkret sehingga dapat dilihat, didengar, dicium, dirasakan, dan diraba.  Menerjemahkan visi menjadi multiindrawi merupakan kebutuhan tiap organisasi. Dengan menggunakan otak membayangkan pencapaian, terjadilah keajaiban. Karyawan seolah-olah sudah mencapainya, bahkan sebelum mereka melakukan apapun. Sebenarnya itulah tugasa setiap pemimpin, yaitu membawa setiap anggotanya selamat di tujuan secara mental kemudian barulah meniti perjalanan panjang secara fisik.

PENETAPAN TUJUAN

Penetapan tujuan yang bernilai: Tujuan harus dinyatakan dengan angka atau yang dapat diukur dan harus ada batas waktu untuk mencapai hal tersebut.

Tujuan keuangan dan tujuan strategis: Tindakan lebih memperhatikan tujuan keuangan akan dibenarkan jika a) posisi keuangan perusahaan berada dalam kesulitan dan b) gerakan strategis berisiko dan menghadapi pasar yang tidak pasti.

Konsep Strategic Intent

Suatu perusahaan dikatakan mampu memperlihatkan strategic intent jika tetap konsisten dengan tujuan tertentu dalam jangka panjang sesuai dengan visi dan misinya serta mengkonsentrasikan seluruh tindakannya dalam mencapai tujuan tersebut. Tujuan strategis perusahaan penting karena tergantung di dalamnya maksud strategi (strategic intent) yang akan dicapai perusahaan.

Tujuan Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Tujuan jangka panjang mempunyai dua makna: a) mendorong manajer untuk segera melakukan aktivitas sekarang yang perlu dalam rangka mencapai target 5 athun ke depan. b) Membantu manajer untuk menimbang dampak dari tindakan sekarang pada kinerja perusahaan dalam jangka panjang.

MENYUSUN STRATEGI

Jenjang Strategi: Penyusunan strategi merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan para manajer unit bisnis atau divisi dan kepala masing-masing fungsi serta kepala masing-masing unit operasional.

Strategi Korporsi: Merupakan rencana manajemen atas seluruh aktivitas-aktivitas yang menentukan keseluruhan karakter dan misi organisasi, produk atau segmen pasar yang akan dimasuki atau ditinggalkan, serta alokasi sumber daya dan manajemen sinergi diantara unit-unit bisnisnya.

Staretgi Bisnis: Merupakan rencana strategi yang terjadi pada ringkat divisi dan dimaksudkan bagaimana membangun dan memperkuat posisi bersaing produk atau jasa perusahaan pada industri atau pasar tertentu yang dilayani divisi tersebut.

Strategi Fungsional: adalah rencana strategi pada departemen tertentu atau aktivitas fungsi tertentu dalam kerangka strategi dan tujuan korporasi atau unit bisnis. Penyusunan strategi fungsional terletak pada masing-masing fungsi yang ada dalam setiap perusahaan dan mengacu pada strategi unit bisnis dan korporasi.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMBENTUK STRATEGI PERUSAHAAN

Sejumlah pertimbangan dalam penyusunan strategi yaitu:

  1. Faktor-faktor internal: kekuatan, kelemahan dan kemampuan bersaing organisasi
  2. Ambisi pribadi, filsofi bisnis dan keyakinan manajer
  3. Pengaruh nilai-nilai yang diyakini bersama dan budaya perusahaan terhadap strategi
  4. Faktor-faktor eksternal: peluang dan ancaman
  5. Daya tarik suatu industry dan kondisi persaingan
  6. Pertimbangan sosial, politik dan peraturan

Strategi dan Etika

Perusahaan mempunyai kewajiban atika terhadap pemilik, pekerja, pelanggan, supplier dan masyakarat luas di mana perusahaan berada. Untuk itu, setiap bisnis yang dijalankan harus dilandasi keyakinan untuk memberikan konstribusi terhadap kemajuan lingkungan jauh maupun dekat.

Advertisements

About akuntansibisnis
Me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: