Finance Business Partner

pptFBPOleh: Harry Andrian Simbolon, SE, MAk, QIA, AK, CA, CPA, CMA, CIBA, ACPA

Perubahan signifikan yang terjadi dalam dunia bisnis di era digital saat ini mau tidak mau harus direspon oleh dunia keuangan. Dampak nyatanya adalah banyak otomasi di beberapa fungsi keuangan yang dapat mereduksi peran mereka dalam perusahaan. Di lain sisi fungsi komersial membutuhkan pengetahuan keuangan untuk bisa menyesuaikan kebutuhan operasional dengan standar keuangan terutama dalam menentukan harga dan merancang struktur biaya yang tepat. Simbiosis mutualisme inilah yang menyebabkan terbangunnya kebutuhan akan fungsi finance business partner (FBP). Read more of this post

Advertisements

Merjer dan Akuisisi Serta Segala Aspeknya

MnAOleh: Harry Andrian Simbolon, SE, MAk, QIA, Ak, CA, CPA, CMA, CIBA

Sekarang ini Merger and Acquisition (M&A) menjadi cara hidup normal dalam dunia bisnis. Didorong oleh lingkungan global yang semakin kompetitif, merjer terkadang menjadi satu-satunya cara untuk bertahan dalam jangka panjang. Dilain sisi, banyak pengusaha tidak lagi membangun perusahaan untuk jangka panjang; mereka membangun perusahaan untuk jangka pendek, dengan harapan bisa menjual perusahaan untuk keuntungan besar suatu saat nanti.

M&A adalah proses yang sangat kompleks. Keberhasilan M&A membutuhkan banyak pengetahuan dan keterampilan, melibatkan banyak disiplin ilmu dan banyak profesi. Untuk memastikan keberhasilan M&A, dibutuhkan pertimbangan banyak faktor – akuntansi, keuangan, penilaian, pemasaran, rantai nilai, legal, budaya perusahaan, dll. Semuanya itu akan dipaparkan secara komprehensif dalam tulisan ini.  Tulisan ini secara garis besar disajikan dalam tiga bagian – konsep dasar, legal dan due diligence. Sementara aspek akuntansinya akan saya jelaskan tersendiri kemudian. Read more of this post

Financial Planning and Analysis dan Tantangan Akuntan Perusahaan

evolution-of-finance-k12352-01Oleh: Harry Andrian Simbolon., SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA., CIBA

Banyak perubahan yang telah terjadi dalam profesi akuntan di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini, terlebih bagi akuntan perusahaan yang rutin menghasilkan laporan keuangan setiap bulannya. Dampak terbesar yang dirasakan bukanlah karena perubahan standar akuntansi yang mengikuti standar internasional, tetapi justru digitalisasi yang tidak dapat dihindarkan lagi. Setidaknya ada dua tantangan besar yang dihadapi akuntan perusahaan saat ini: pertama, kesiapan menghadapi digitalisasi fungsi keuangan tersebut; dan kedua, disiplin ilmu lain yang semakin mendominasi. Read more of this post

Inovasi Akuntansi Manajemen Kontemporer

 

Accounting InnovationOleh: Harry Andrian Simbolon, SE., MAk., QIA., AK., CA., CPA., CMA

Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks saat ini, kompetisi adalah suatu keniscayaan, tidak hanya menghadapi kompetisi internal tetapi juga global. Para pemilik perusahaan ingin perusahaannya maju dan mencapai posisi yang lebih tinggi di pasar dalam setiap aspek bisnis. Akibatnya tanggung jawab pimpinan perusahaan semakin berat. Disinilah akuntansi manajemen memainkan perannya membantu pimpinan demi keberhasilan organisasi, terutama untuk mengontrol biaya, melaporkan produktivitas dan penentuan harga. Karena kebutuhan ini, maka tak bisa dipungkiri pula bahwa akuntansi manajemen terus berubah mengikuti perubahan lingkungan bisnis itu sendiri. Read more of this post

Akuntansi Manajemen Pada Perusahaan Modern

maOleh: Harry Andrian Simbolon, SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA

Studi menunjukkan bahwa semakin kompleks suatu bisnis maka sistem akuntansi biaya konvensional menjadi semakin kurang bermanfaat. Sepanjang produk, proses, dan jaringan distribusi berubah semakin kompleks, maka sistem akuntansi biaya harus kembali ditata ulang untuk dapat beradaptasi dengan kebutuhan yang semakin kompleks itu. Read more of this post

Benchmarking

benchmarking1Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA

Perusahaan yang terus tumbuh adalah Perusahaan yang tidak hanya memikirkan cara memenangkan kompetisi, tetapi bagaiamana merangkul kompetisi itu sendiri, memanfaatkan segala sesuatu yang dimiliki pesaing demi terciptanya kinerja yang lebih baik. Saat ini tidak ada satupun perusahaan yang benar-benar merasa diri paling hebat. Meskipun posisinya mendominasi di industri, namun ia tetap membutuhkan pembanding dari pesaing, apakah itu proses bisnis, standar operasi, kompetensi karyawan pesaing sampai pada budaya perusahaan lain. Pertanyaannya adalah maukah pesaing bertukar informasi, bukanlah itu rahasia dapur perusahaan? Disinilah manfaat dari benchmarking yang akan kita ulas dalam tulisan singkat ini. Read more of this post

Tantangan Dan Masa Depan Industri Telekomunikasi Dari Perspektif Keuangan

telco1Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE, MAk, QIA, Ak, CA, CPA

Sebelum ini perusahaan telekomunikasi (“telco”) di seluruh dunia menikmati pertumbuhan yang terus berkelanjutan, tidak hanya dari sisi pendapatan tetapi biaya inkrementalnya juga. Yang terjadi saat ini adalah ketika pertumbuhan kenyataannya tidak sesuai dengan yang diharapkan lagi, namun biaya inkremental tersebut terus membayangi dan susah ditekan, inilah yang menjadi pemicu suramnya rapor telco hampir di seluruh dunia.

Industri telekomunikasi sedang dan akan mengalami perubahan drastis. Kenyataannya hanya digital telco yang akan bertahan. Banyak telco tetap bermain dalam jasa telekomunikasi dasarnya (suara dan SMS), namun banyak juga dari mereka yang memilih beradaptasi mengikuti kebutuhan pasar. Saat ini telco menghadapi tantangan besar dari over the top (OTT) seperti google, facebook, dll. Mereka hanya sedikit mengeluarkan biaya infrastruktur namun memberikan customer experience yang lebih baik sehingga meraup keuntungan jauh lebih besar dari pada telco. Disamping itu, telco juga mengalami tekanan yang luar biasa dari regulator di masing-masing Negara, tidak hanya perizinan dan aturan operasional namun juga pengaturan harga retail. Demikian juga dengan perkembangan digital yang sedang membumi sekarang, ternyata hanya sedikit saja yang bisa dinikmati telco. Sehingga jika telco tetap melakukan bisnis seperti biasanya saja (business as usual), maka tidak lama lagi mereka akan “tumbang” juga. Read more of this post