Motivasi di Balik Diversifikasi Bisnis

Oleh: Iwan Setiawan, SE, MBA, Ak, CA *)

Diversifikasi bisnis merupakan upaya perwujudan strategi pertumbuhan bisnis (growth strategy) dengan cara memperluas cakupan bisnis, baik dengan arah vertikal maupun horizontal. Diversifikasi vertikal merupakan perluasan bisnis dengan arah hulu ke hilir (atau sebaliknya) dalam sebuah rangkaian rantai pasok (supply chain) bisnis. Diversifikasi vertikal dilakukan dengan memperluas bisnis pada jenis bisnis yang memiliki keterkaitan tertentu (teknologi dan atau komersial) dalam rantai pasok bisnis semula. Oleh karena itu diversifikasi jenis ini sering dinamakan sebagai related diversification. Adapun diversifikasi horizontal merupakan perluasan bisnis pada wilayah bisnis yang tidak memiliki hubungan keterkaitan rantai pasok dengan bisnis yang semula digeluti perusahaan, sehingga dinamakan juga unrelated diversification. Read more of this post

Akuntansi Startup

Oleh: Harry A. Simbolon., SE., M.Ak., QIA., AK., CA., CPA., CMA., CIBA., ASEAN CPA

Sebelum memulai tulisan ini, pertama saya mengucapkan selamat kepada Anda, karena saya yakin yang membaca tulisan ini adalah para entrepreneur, yaitu para innovator yang telah berhasil mencurahkan gagasan menjadi sebuah bisnis nyata. Teruslah berkarya, Indonesia membutuhkan banyak orang seperti Anda. Read more of this post

Business Continuity Management Menghadapi COVID-19

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE, MAk, QIA, AK, CA, CPA, CMA, CIBA, ASEAN CPA

Covid-19Virus Corona (COVID-19) yang mewabah di seluruh belahan dunia berdampak langsung bagi keberlangsungan (going concern) perusahaan. Sebagian perusahaan menutup total operasi perusahaannya, sebagian yang lain memutar otak agar operasi tetap berjalan dengan cara lain. Kejadian ini meningkatkan kepedulian pengusaha atau manajemen perusahaan untuk menerapkan manajemen keberlangsungan bisnis (Business Continuity Management (BCM)).

Social distance yang menjadi kebijakan pemerintah setempat atau malah pilihan lock down yang diambil beberapa negara berdampak pada penutupan akses langsung tatap muka sebagaimana jam kerja seperti biasanya. Pengusaha atau manajemen perusahaan tidak mungkin merumahkan karyawan begitu saja, mereka akan mengambil pilihan-pilihan yang lebih rasional seperti bekerja dari rumah, membagi karyawan dalam beberapa kelompok, memfasilitasi akses cloud computing untuk komunikasi daring, dll. Inilah yang disebut dengan BCM. Read more of this post

Financial Planning and Analysis dan Tantangan Akuntan Perusahaan

evolution-of-finance-k12352-01Oleh: Harry Andrian Simbolon., SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA., CIBA

Banyak perubahan yang telah terjadi dalam profesi akuntan di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini, terlebih bagi akuntan perusahaan yang rutin menghasilkan laporan keuangan setiap bulannya. Dampak terbesar yang dirasakan bukanlah karena perubahan standar akuntansi yang mengikuti standar internasional, tetapi justru digitalisasi yang tidak dapat dihindarkan lagi. Setidaknya ada dua tantangan besar yang dihadapi akuntan perusahaan saat ini: pertama, kesiapan menghadapi digitalisasi fungsi keuangan tersebut; dan kedua, disiplin ilmu lain yang semakin mendominasi. Read more of this post

Menjadi Pemain Global Membutuhkan Global Mindset

Suatu Permenungan bagi Pencari Kerja dan Pekerja di Bidang Akuntansi dan Bisnis

Oleh: Harry Andrian Simbolon., SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA

Saat ini departemen saya kedatangan mahasiswa magang dari Singapore Institute of Management dual degree dengan Royal Melbourne Institute of Technology Australia. Beberapa waktu yang lalu kami juga menerima mahasiswa magang dari Southampton University United Kingdom. Ditambah lagi dengan penerimaan karyawan baru dua bulan lalu, dari 12 calon karyawan yang diwawancarai ada 5 diantaranya yang merupakan lulusan luar negeri. Serangkaian peristiwa ini membuktikan bahwa telah terjadi pergeseran minat mahasiswa dan pencari kerja di Perusahaan kami seiring dengan semakin meningkatnya value Perusahaan di mata masyarakat.

Read more of this post

Tantangan Dan Masa Depan Industri Telekomunikasi Dari Perspektif Keuangan

telco1Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE, MAk, QIA, Ak, CA, CPA

Sebelum ini perusahaan telekomunikasi (“telco”) di seluruh dunia menikmati pertumbuhan yang terus berkelanjutan, tidak hanya dari sisi pendapatan tetapi biaya inkrementalnya juga. Yang terjadi saat ini adalah ketika pertumbuhan kenyataannya tidak sesuai dengan yang diharapkan lagi, namun biaya inkremental tersebut terus membayangi dan susah ditekan, inilah yang menjadi pemicu suramnya rapor telco hampir di seluruh dunia.

Industri telekomunikasi sedang dan akan mengalami perubahan drastis. Kenyataannya hanya digital telco yang akan bertahan. Banyak telco tetap bermain dalam jasa telekomunikasi dasarnya (suara dan SMS), namun banyak juga dari mereka yang memilih beradaptasi mengikuti kebutuhan pasar. Saat ini telco menghadapi tantangan besar dari over the top (OTT) seperti google, facebook, dll. Mereka hanya sedikit mengeluarkan biaya infrastruktur namun memberikan customer experience yang lebih baik sehingga meraup keuntungan jauh lebih besar dari pada telco. Disamping itu, telco juga mengalami tekanan yang luar biasa dari regulator di masing-masing Negara, tidak hanya perizinan dan aturan operasional namun juga pengaturan harga retail. Demikian juga dengan perkembangan digital yang sedang membumi sekarang, ternyata hanya sedikit saja yang bisa dinikmati telco. Sehingga jika telco tetap melakukan bisnis seperti biasanya saja (business as usual), maka tidak lama lagi mereka akan “tumbang” juga. Read more of this post

Peran Baru Finance: Dari Financial Controller Menjadi Strategic Influencer

Finance transformationOleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA., Ak., CA., CPA

Perubahan perekonomian dunia adalah keniscayaan yang harus kita hadapi, kemandirian ekonomi sepertinya hanya tinggal cerita dongeng saja karena terbukti tidak ada satu negarapun yang mampu menghindari kesaling terhubungan dan kesaling tergantungan dengan negara lain, sedikit saja negara super power menggeser indikator ekonominya langsung membuat geger negara lainnya. Oleh karena itu dunia finance juga harus menyesuaikan diri menghadapi gonjang-ganjing perekonomian yang kedepan diprediksi semakin sering terjadi. Paling tidak dalam catatan saya ada lima hal penting yang patut menjadi perhatian kita bersama menghadapi perubahan ini. Read more of this post

Ekspektasi Masyarakat Terhadap Bisnis Dan Akuntansi

BusinessOleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA., Ak., CA

Tujuan utama bisnis adalah mengejar keuntungan atau lebih tepatnya keuntungan adalah hal yang pokok bagi kelangsungan bisnis, walaupun bukan merupakan tujuan satu-satunya. Dari sudut pandang etika, keuntungan bukanlah hal yang buruk. Pertama, keuntungan memungkinkan perusahaan bertahan dalam kegiatan bisnisnya. Kedua, tanpa memperoleh keuntungan, tidak ada investor yang bersedia menanamkan modalnya, dan karena itu tidak akan terjadi aktivitas ekonomi yang menjamin kemakmuran nasional. Ketiga, keuntungan memungkinkan perusahaan untuk tidak hanya bertahan melainkan juga dapat menghidupi karyawan-karyawannya.

Masalah penyimpangan yang dilakukan oleh akuntan publik sering terjadi di berbagai negara. Amerika Serikat yang selama ini dianggap sebagai negara super power dan juga kiblat ilmu pengetahuan termasuk displin ilmu akuntansi harus menelan kepahitan. Skandal bisnis yang terjadi seakan menghilangkan kepercayaan oleh para pelaku bisnis dunia tentang praktik Good Corporate Governance di Amerika Serikat. Read more of this post