Aku Memilih Membentuk The Winning Team Baru

Oleh: Harry Andrian Simbolon., SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA

Baru saja aku melepas the winning team ku berkarya di departemen lain. Rotasi ini bukan karena kinerja mereka buruk atau ada masalah, tetapi kebijakan human capital management yang mengharuskan demikian. Di perusahaanku bekerja saat ini setiap karyawan akan dirotasi setiap tiga tahun, syarat ini pula berlaku untuk promosi karyawan yaitu harus sudah pernah mengalami rotasi di level yang sama.

Read more of this post

Advertisements

Menjadi Pemain Global Membutuhkan Global Mindset

Suatu Permenungan bagi Pencari Kerja dan Pekerja di Bidang Akuntansi dan Bisnis

Oleh: Harry Andrian Simbolon., SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA

Saat ini departemen saya kedatangan mahasiswa magang dari Singapore Institute of Management dual degree dengan Royal Melbourne Institute of Technology Australia. Beberapa waktu yang lalu kami juga menerima mahasiswa magang dari Southampton University United Kingdom. Ditambah lagi dengan penerimaan karyawan baru dua bulan lalu, dari 12 calon karyawan yang diwawancarai ada 5 diantaranya yang merupakan lulusan luar negeri. Serangkaian peristiwa ini membuktikan bahwa telah terjadi pergeseran minat mahasiswa dan pencari kerja di Perusahaan kami seiring dengan semakin meningkatnya value Perusahaan di mata masyarakat.

Read more of this post

Marzuki Ali: Direktur Keuangan PLN Kok Insinyur?

Ketua DPR RI Marzuki Alie menyarankan agar direktur-direktur keuangan perusahaan harus dari akuntan. Hal ini agar bisa mengetahui sampai ke bawahnya.

“Direktur keuangan harus diisi dari akuntan atau keuangan. Ada direktur keuangan dijabat engineer makanya rugi makin banyak,” ujar Ketua DPR RI Marzuki Alie, di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (9/11/2012). Read more of this post

Kekuatan Sebuah Internal Marketing

Oleh: Harry Andrian Simbolon SE., M.Ak., QIA

Dalam beberapa kali kesempatan, saya berulang kali mendengar ulasan para pakar dan praktisi management strategi yang masih meyakini keunggulan teori perang Sun Tzu.  Sun Tzu mengatakan bahwa kunci utama dalam meraih kemenangan terletak pada tiga faktor utama, yaitu senjata, medan pertempuran, dan prajurit. Dalam bisnis real ketiga faktor itu diterjemahkan sebagai teknologi (senjata), cakupan bisnis (medan pertemepuran) dan karyawan (prajurit). Dalam banyak kasus faktor teknologi dan cakupan bisnis bisa menjadi domain siapa saja. Saat ini semua perusahaan bisa menggunakan teknologi apapun karena menggunakan vendor yang sama dengan perusahaan pesaing. Demikian juga dengan cakupan wilayah, semua wilayah di Indonesia sudah menjadi arena bebas yang dapat digempur oleh setiap perusahan. Kunci utama dalam pertempuran yang sebenarnya terletak pada faktor prajurit – yang tidak lain adalah SDM perusahaan itu sendiri, karyawanlah yang memutar otak memilih dan menerapkan strategi yang tepat, karyawanlah yang harus bersusah payah mengamankan persaingan di lapangan dan karyawan pulalah yang menggerakkan lokomotif perusahaan. Read more of this post

Kompensasi Manajemen

Perencanaan kompensasi manajemen adalah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur untuk memberikan kompensasi kepada manajer-manajer (Blocher et.al, 2005:807). Kompensasi dapat juga diartikan sebagai semua bentuk kembalian (return) keuangan, jasa-jasa berwujud, dan tunjangan-tunjangan yang diperoleh karyawan sebagai bagian dari sebuah hubungan kepegawaian (Henry Simamora, 1998:412).

Kompensasi dapat berupa gaji, bonus, tunjangan, atau tambahan penghasilan. Gaji adalah suatu pembayaran tetap, sementara bonus didasarkan pada pencapaian tujuan-tujuan kinerja untuk suatu periode. Gaji, bonus, tunjangan, atau tambahan penghasilan mencakup tunjangan-tunjangan khusus bagi karyawan, seperti bepergian, keanggotaan dalam suatu klub kebugaran, asuransi jiwa, tunjangan kesehatan, tiket untuk hiburan, dan bayaran-bayaran tambahan lainnya oleh perusahaan. Read more of this post

Harga Sebuah Loyalitas

Ayam Bakar dan Goreng Mang Oni, itulah nama lapak dagangannya yang ditulis di atas spanduk yang sudah kusam, hanya berukuran 1,5 x  4 meter berdiri tepat di atas trotoar, lokasinya pun menyempit di ujung jalan, namun yang anehnya selalu ramai dikunjungi pembeli. Sambalnya yang khas dan bumbunya yang meresap itulah mungkin yang membuat aku dan mungkin juga pembeli lainnya suka dengan masakannya. Beberapa hari yang lalu aku mendapatkan perlakuan istimewa dari pemiliknya, usai makan dan hendak membayar, Mang Oni memberikanku sebuah sirup dalam kemasan botol sambil berkata: “Ini pak dari kami, buat pelanggan setia, besok-besok makan di sini lagi ya pak”. Inilah kali pertamanya aku mendapat sanjungan dari seorang pedagang kaki lima. Read more of this post

Employee Empowerment

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Karyawan adalah Asset Perusahaan, tanpa karyawan operasi perusahaan tidak mungkin berjalan, maka selayaknyalah karyawan menempati prioritas utama dalam perusahaan.

TEKNOLOGI yang digunakan oleh masyarakat menuntut kualitas pekerja tertentu untuk dapat mengoperasikan teknologi tersebut secara efektif. Pada gilirannya, tipe pekerja menentukan cara pengelolaan yang mampu menjadikan pekerja tersebut memanfaatkan secara optimum kompetensi mereka dalam mengoperasikan teknologi tersebut untuk menghasilkan value bagi customers. Pemberdayaan karyawan dilakukan di dalam organisasi perusahaan  dengan fokus ke penambahan value added bagi customers. Untuk kepuasan cutomer-lah pada dasarnya pemberdayaan kayawan ditujukan.   Read more of this post