Akuntansi Investasi Pada Entitas Asosiasi

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., M.H., Ak., QIA., CA., CPA., CMA., CIBA., ASEAN CPA

Pengaruh signifikan adalah kata kunci penerapan akuntansi investasi pada entitas asosiasi. Jika Perusahaan memiliki, secara langsung maupun tidak langsung, minimal 20% atau lebih hak suara investee (biasanya maksimum 50%), maka Perusahaan dianggap memiliki pengaruh signifikan pada investee tersebut, kecuali dapat dibuktikan dengan jelas bahwa Perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan. Sebaliknya, jika Perusahaan memiliki, secara langsung maupun tidak langsung (contohnya melalui entitas anak), kurang dari 20% hak suara investee, maka Perusahaan dianggap tidak memiliki pengaruh signifikan pada investee tersebut, kecuali pengaruh signifikan tersebut dapat dibuktikan dengan jelas. Kepemilikan substansial atau mayoritas oleh investor lain tidak menghalangi Perusahaan memiliki pengaruh signifikan.

Read more of this post

Advertisement

Akuntansi Investasi Pada Entitas Anak

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., M.H., Ak., QIA., CA., CPA., CMA., CIBA., ASEAN CPA

Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang Akuntansi Investasi, kali ini secara spesifik akan dijelaskan akuntansi investasi pada entitas anak. Entitas anak (investee) adalah entitas yang dikendalikan oleh suatu Perusahaan. Suatu Perusahaan mengendalikan suatu entitas ketika Perusahaan terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Perusahaan mengendalikan suatu entitas jika Perusahaan memiliki seluruh hal berikut ini: 1) kendali atas investee; 2) eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan 3) kemampuan untuk menggunakan kendalinya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Perusahaan. Read more of this post

Akuntansi Investasi

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., M.H., QIA., Ak., CA., CPA., CMA, CIBA, ASEAN CPA

Perusahaan melakukan investasi karena berbagai alasan. Untuk beberapa perusahaan, aktivitas investasi merupakan elemen operasi yang signifikan, di mana penilaian kinerja perusahaan sebagian besar atau semata-mata bergantung pada hasil yang dilaporkan dari aktivitas ini. Perusahaan seperti ini contohnya adalah perusahaan venture capital atau perusahaan pengelola aset. Namun beberapa Perusahaan lain melakukan aktivitas investasi sekedar memanfaatkan kelebihan dana yang dimilikinya, memanfaatkan peluang yang ada pada sektor tertentu atau ekspansi pada lini bisnis lainnya, misalnya pada perusahaan rintisan atau perusahaan yang memiliki rantai pasok yang sama.

Read more of this post

Akuntansi Bisnis Digital

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., M.H., QIA., Ak., CA., CPA., CMA, CIBA, ASEAN CPA

Dunia berubah dengan cepat, perusahaan yang tidak mampu mengikuti perubahan tersebut akan tergilas dengan sendirinya, tak terkecuali dalam hal adopsi digital. Bagi Perusahaan yang telah mengadopsi pendekatan digital dalam proses bisnisnya tentunya akan berdampak pula pada aspek akuntansi. Digitalisasi yang terus menerus bermetamorfosis membuat para akuntan harus semakin agile dalam memahami setiap transaksi yang ada. Kenyataannya transaksi yang mungkin awalnya sederhana menjadi abu-abu oleh skema bisnis yang kompleks. Katakanlah seperti cloud computing yang sebenarnya tidak ada asetnya bagaimanapun akan susah diakui sebagai aset takberwujud namun dalam perjanjiannya tertulis entitas diberikan kontrol akses, atau digital inventory yang perlu dipahami secara mendalam apakah memenuhi kriteria pengakuan sebagai persediaan atas hanya sebagai agent saja. Hal-hal seperti inilah yang akan kita bahas secara mendalam pada tulisan ini.

Read more of this post

Kompleksitas Standar Akuntansi Baru: Siapa Yang Diuntungkan?

Oleh: Harry Andrian Simbolon., SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA., CIBA., ASEAN CPA

Akuntan perusahaan sekarang ini pasti sedang luar biasa sibuk menerapkan standar akuntansi baru yang mulai berlaku di tahun 2020 ini, yaitu PSAK 71 Instrumen Keuangan, PSAK 72 Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, dan PSAK 73 Sewa. Pada tahap dengar pendapat publik sebelum standar-standar ini disahkan saja, diskursus yang terjadi sudah sangat dinamis, pro dan kontra datang silih berganti, bahkan beberapa asosisasi industri juga ikut turun tangan, sampai penundaan implementasipun terjadi. Ketika berlaku efektif inilah kegelisahan selama ini benar-benar dirasakan. Read more of this post

Akuntansi Merger Dan Akuisisi

Oleh: Harry A. Simbolon., S.E., M.Ak., QIA., CA., CPA., CMA., CIBA., ASEAN CPA

Merger dan Akuisisi (M&A) merupakan strategi pertumbuhan perusahaan dengan cara non-organik, yaitu bukan melalui pengembangan bisnis yang sekarang ada, melainkan dengan membeli perusahaan lain. Standar akuntansi dalam PSAK 22 menggunakan istilah kombinasi bisnis, yaitu suatu transaksi atau persitiwa lain dimana pihak pengakuisisi memperoleh pengendalian atas satu atau lebih bisnis. Jadi secara akuntansi M&A terjadi ketika mengalami perpindahan control dari satu pihak ke pihak lain. Read more of this post

Akuntansi Startup

Oleh: Harry A. Simbolon., SE., M.Ak., QIA., AK., CA., CPA., CMA., CIBA., ASEAN CPA

Sebelum memulai tulisan ini, pertama saya mengucapkan selamat kepada Anda, karena saya yakin yang membaca tulisan ini adalah para entrepreneur, yaitu para innovator yang telah berhasil mencurahkan gagasan menjadi sebuah bisnis nyata. Teruslah berkarya, Indonesia membutuhkan banyak orang seperti Anda. Read more of this post

Masa Depan Karir Akuntansi

Oleh: Harry A. Simbolon, SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA., CIBA., ASEAN CPA

Peminat jurusan akuntansi selalu ramai setiap tahunnya, baik di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun di Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Anggapan dapat langsung bekerja setelah lulus adalah alasan utamanya, karena melihat fungsi akuntansi selalu ada di setiap organisasi, tidak hanya di entitas bisnis namun juga organsiasi sektor publik atau orginisasi nir laba sekalipun. Pertanyaan selanjutnya adalah benarkah setelah lulus kuliah gampang mendapatkan pekerjaan di bidang akuntansi?

Rasio akuntan di Indonesia nyatanya memang masih kalah jauh dibanding negara lain, atau minimal dalam lingkup ASEAN saja kita masih kalah dari Filipina, Singapura dan Malaysia. Itu artinya peluang memang masih terbuka lebar. Read more of this post