Membangun Kepercayaan Melalui ICoFR: Dari Kepatuhan Menuju Integritas Laporan Keuangan

Oleh: Harry Andrian Simbolon

Di tengah meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas, kualitas laporan keuangan menjadi salah satu fondasi utama kepercayaan pemegang saham, investor, regulator, kreditur, dan masyarakat. Namun laporan keuangan yang andal tidak lahir begitu saja. Di balik setiap angka yang tersaji, terdapat sistem pengendalian yang dirancang untuk memastikan bahwa transaksi dicatat secara benar, lengkap, akurat, dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.

Sistem tersebut dikenal sebagai Internal Control over Financial Reporting (ICoFR).

Read more of this post

Assurance dan Advisory: Dua Peran Dilematis Internal Audit

Oleh: Harry Andrian Simbolon

Internal audit dapat memegang dua peran sekaligus baik sebagai independent assurance maupun advisor sepanjang ia tidak mengambil alih tanggung jawab manajemen dan ancaman terhadap independensi dikelola secara eksplisit, terdokumentasi, dan diawasi oleh direksi/komite audit. Namun pada praktiknya kedua peran ini menjadi dilematis takkala saling bersinggungan atau malah objeknya sama: Memberikan Advice atas Audit yang pernah diberikan atau sebaliknya mengaudit atas objek yang di advice sebelumnya.

Read more of this post

Memahami Internal Control Over Financial Reporting

Oleh: Harry A. Simbolon., SE., M.Ak., MH., QIA., Ak., CA., CPA., CMA., CIBA., ASEAN CPA

Tulisan ini dipublikasikan untuk menambah wawasan kepada para profesional di bidang akuntansi dan manajemen risiko, terutama terkait dengan rencana Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengimplementasikan Internal Control over Financial Reporting (ICOFR) di Perusahaan BUMN. Semoga bemanfaat.

ICoFR diwajibkan oleh SEC (OJKnya Amerika) agar perusahaan publik mematuhi Sarbanes-Oxley Act (SOX), UU yang dikeluarkan untuk merespon kasus Enron. ICoFR penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pasar modal dan penerbit laporan keuangan (emiten). SOX merevolusi persyaratan pelaporan keuangan perusahaan publik di Amerika, yang mewajibkan manajemen perusahaan menilai ICoFR sebagai bagian dari pengungkapan publik tahunan. Selain penilaian manajemen terhadap pengendalian internal perusahaan, SOX Pasal 404 mewajibkan auditor independen untuk mereview, memberikan opini, dan membuktikan laporan manajemen mengenai ICoFR perusahaan. PCAOB (Public Company Accounting Oversight Board) mengontrol penerapan ICoFR oleh auditor independen di perusahaan publik. Sehingga Prosedur auditnya pun tentu berbeda dengan audit pada perusahaan yang tidak menerapkan ICoFR. Read more of this post

Peran Komite Audit Memberikan Nilai Tambah Bagi Organisasi

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA., Ak., CA., CPA

Komite Audit memegang peran penting dalam menciptakan good corporate governance pada entitas-entitas bisnis. Pada mulanya memang diwajibkan hanya pada perusahaan yang terdaftar di bursa efek untuk menjaga kepercayaan pasar terhadap kinerja keuangan dan kepatuhan perusahaan tersebut, saat ini karena dirasa manfaatnya semakin diperlukan, Komite Audit malah sudah banyak juga dibentuk di entitas Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) dan organisasi nir laba. Perkembangan ini membuktikan bahwa fungsi pengawasan yang diemban Komite Audit terbukti memberikan nilai tambah bagi entitas/organisasi tersebut. Read more of this post

Sertifikasi Profesional Bidang Keuangan

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Sertifikasi profesional adalah suatu bentuk pengakuan atas keprofesionalan seseorang  akan bidang yang digelutinya. Dalam pasar tenaga kerja sertifikat profesional yang dimiliki sesorang menjadi daya jual orang tersebut, sertifikat tersebutlah yang membedakan tingkat kualitas dan keahlian seorang tenaga kerja dibanding dengan tenaga kerja lainnya. Misalkan saja seorang yang memiliki sertifikasi internal auditor tentu akan lebih dipercaya oleh manajemen perusahaan untuk dipekerjakan meng-audit perusahaan dibanding orang lain yang tidak memilikinya. Read more of this post

Mengupas Seluk Beluk Fraud dan Cara Mengatasinya

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Semua organisasi, apapun jenis, bentuk, skala operasi dan kegiatannya memiliki risiko terjadinya fraud atau kecurangan. Fraud atau kecurangan tersebut, selain memberi keuntungan bagi pihak yang melakukannya, membawa dampak yang cukup fatal, seperti misalnya hancurnya reputasi organisasi, kerugian organsisasi, kerugian keuangan Negara, rusaknya moril karyawan serta dampak-dampak negatif lainnya. Read more of this post

Paradigma Baru Internal Audit

Oleh: Harry Andrian Simbolon., SE., M.Ak., QIA

Sebagian besar orang masih menganggap bahwa Internal Auditor (IA) sama saja seperti anjing penjaga (watchdog) yang menjadi mata-mata pemilik perusahaan. Tugasnya melaporkan jika terjadi ketidakberesan di dalam perusahan, termasuk di dalamnya penyimpangan dan ketidak sependapatan. Saya pun dulu berpikir demikian hingga akhirnya saya paham betul setelah berkecimpung langsung dalam profesi ini. Read more of this post

Perkembangan minat Internal Audit di Indonesia

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Profesi audit internal mengalami perkembangan cukup berarti pada awal abad 21, sejak munculnya kasus Enron & Worldcom yang menghebohkan kalangan dunia usaha. Meskipun reputasi audit internal sempat terpuruk oleh berbagai kasus kolapsnya beberapa perusahaan tersebut yang melibatkan peran auditor, namun profesi auditor internal ternyata semakin hari semakin dihargai dalam organisasi. Saat ini profesi auditor internal turut berperan dalam implementasi Good Corporate Governance (GCG) di perusahaan maupun Good Government Governance (GGG) di pemerintahan. Read more of this post