Process Costing

iStock_000003974193XSmall2Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA., Ak., CA

Dalam kebanyakan bisnis manufaktur, biaya produksi dipertanggung-jawabkan menggunakan salah satu dari dua jenis system akumulasi biaya: pertama, sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan (job order cost system) dan kedua, sistem perhitungan biaya berdasarkan proses (process cost system). Pada umumnya, sistem perhitungan biaya berdasarkan proses lebih ekonomis daripada sistem perhitungan biaya berdasarkan pesanan. Sebaliknya, sistem perhitungan biaya berdasarkan proses hanya dapat digunakan apabila yang diproduksi dalam satu departemen atau pusat biaya adalah produk sejenis atau homogen. Read more of this post

Total Quality Management

true1359630072Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA., Ak., CA

Mutu adalah kepuasan konsumen. Kepuasan artinya kebutuhan perasaan terpenuhi dalam mengkonsumsi barang atau jasa. Itu berarti kepuasan bertumpu pada pemenuhan kebutuhan barang atau jasa secara materiil. Barang atau jasa dapat dikatakan bermutu jika sesuai dengan kepentingan, pikiran, dan perasaan konsumen. Tiga unsur itu adalah dasar daripada kepuasan dan merupakan “garis konsumen”. Oleh sebab itu pelaku bisnis harus melayani garis konsumen tersebut. Mutu juga dapat diartikan sebagai tingkat kesempurnaan pelayanan kepada konsumen, mulai dari kegunaan barang atau jasa, harga yang terjangkau, kecepatan distribusi, dan pelayanan purna jual yang baik.

Read more of this post

Activity Based Costing

ABCOleh:
Lisa Lawrentiis., SE., MM
Harry Andrian Simbolon., SE., M.Ak., QIA
 

Semakin derasnya arus teknologi dan informasi,  perusahaan dituntut untuk lebih dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan tersebut dalam persaingan global. Kelangsungan hidup suatu perusahaan dapat ditentukan oleh berbagai strategi yang diterapkan oleh perusahaan. Salah satu strategi yang dapat digunakan perusahaan agar dapat bersaing dalam bisnis global ini adalah dengan mengurangi biaya, meningkatkan produktivitas, meningkatkan kualitas produk atau jasa dan meningkatkan kemampuan untuk memberi respon terhadap berbagai kebutuhan pelanggan.

Read more of this post

Sertifikasi Profesional Bidang Keuangan

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Sertifikasi profesional adalah suatu bentuk pengakuan atas keprofesionalan seseorang  akan bidang yang digelutinya. Dalam pasar tenaga kerja sertifikat profesional yang dimiliki sesorang menjadi daya jual orang tersebut, sertifikat tersebutlah yang membedakan tingkat kualitas dan keahlian seorang tenaga kerja dibanding dengan tenaga kerja lainnya. Misalkan saja seorang yang memiliki sertifikasi internal auditor tentu akan lebih dipercaya oleh manajemen perusahaan untuk dipekerjakan meng-audit perusahaan dibanding orang lain yang tidak memilikinya. Read more of this post

Desentralisasi dan Akuntansi Pertanggungjawaban

Oleh: Harry Andrian Simbolon SE., M.Ak., QIA

Perusahaan yang memiliki banyak pusat pertanggung-jawaban biasanya memilih satu dari dua pendekatan pengambilan keputusan: sentralisasi atau desentralisasi. Desentralisasi adalah praktek pendelegasian wewenang pengambilan keputusan kepada jenjang yang lebih rendah.

Desentralisasi biasanya diujudkan melalui pembentukan unit-unit yang disebut divisi. Satu cara pembedaan divisi adalah berdasarkan jenis barang atau jasa yang diproduksi,  garis geografis atau berdasarkan jenis pertanggungjawaban yaitu: pusat biaya, pusat pendapatan, pusat laba dan pusat investasi. Pusat Investasi mencerminkan tingkat tertinggi desentralisasi, karena manajernya memiliki kebebasan untuk membuat beragam keputusan penting. Read more of this post

Biaya Relevan Untuk Pengambilan Keputusan

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Informasi akuntansi differensial merupakan informasi akuntansi yang dihubungkan dengan pemilihan alternatif. Informasi akuntansi deferensial merupakan  taksiran perbedaan aktiva, pendapatan, dan/atau biaya dalam alternatif tindakan tertentu dibandingkan dengan alternatif tindakan yang lain. Unsur pokok yang ada pada informasi akuntansi ini adalah bahwa informasi ini berhubungan dengan masa yang akan datang dan berbeda untuk setiap alternatif. Read more of this post

Six Sigma

Dalam era globalisasi ini, persaingan antar perusahaan semakin ketat. Setiap perusahaan mencoba berbagai macam cara untuk dapat bertahan dan unggul dalam persaingan tersebut. Dimana kepuasan konsumen menjadi tujuan utama dari segala upaya perusahaan. Salah satu cara yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mencapai kepuasan konsumen secara maksimal yaitu dengan meningkatkan kualitas dari produk dan jasa yang dihasilkan serta produk dan jasa tersebut dapat menjawab kebutuhan konsumen saat ini. Beberapa perusahaan khususnya di Amerika Serikat mulai melakukan revolusi sistem manajemen kualitas dengan mengikuti prinsip-prinsip Six Sigma. Read more of this post

Kompensasi Manajemen

Perencanaan kompensasi manajemen adalah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur untuk memberikan kompensasi kepada manajer-manajer (Blocher et.al, 2005:807). Kompensasi dapat juga diartikan sebagai semua bentuk kembalian (return) keuangan, jasa-jasa berwujud, dan tunjangan-tunjangan yang diperoleh karyawan sebagai bagian dari sebuah hubungan kepegawaian (Henry Simamora, 1998:412).

Kompensasi dapat berupa gaji, bonus, tunjangan, atau tambahan penghasilan. Gaji adalah suatu pembayaran tetap, sementara bonus didasarkan pada pencapaian tujuan-tujuan kinerja untuk suatu periode. Gaji, bonus, tunjangan, atau tambahan penghasilan mencakup tunjangan-tunjangan khusus bagi karyawan, seperti bepergian, keanggotaan dalam suatu klub kebugaran, asuransi jiwa, tunjangan kesehatan, tiket untuk hiburan, dan bayaran-bayaran tambahan lainnya oleh perusahaan. Read more of this post