CATATAN AKHIR TAHUN

Harry Andrian Simbolon

Solving Problem

Sebagai General Manager Finance Policy & Procedure, tugas saya di Perusahaan ini adalah sebagai konsultan – membantu user menyelesaikan masalahnya. Tugas yang sangat challenging sebenarnya, karena harus paham masalah yang dialami user, harus paham konteksnya, dan harus selangkah lebih maju dari user dalam hal knowledge. Ditambah lagi bisnis yang penuh dinamika, model bisnis selalu bermetamorfosis, proposal skema baru, dan tuntutan dampak finansial yang diharapkan adalah beberapa keseruan peran saya ini.  Salah satu kepuasan saya adalah ketika user merasa terbantu, ditambah lagi apabila “cuan” nya terlihat di laporan keuangan, lebih mantap lagi. Terus Memberi Dampak.

Read more of this post

DANANTARA: Arsitektur Daya Saing Bangsa

Oleh: Harry Andrian Simbolon., S.E., M.Ak., M.H., Ak., QIA., CA., CPA., CMA., CIBA., CertSF., ASEAN CPA., QCRO

Posisi kompetitif Indonesia saat ini terjun bebas. Menurut World Competitiveness Ranking 2025 dari Institute for Management Development (IMD), Peringkat Indonesia merosot dari 27 menjadi 40. Ini adalah pukulan serius yang tidak boleh diabaikan. Indonesia kini tertinggal dari Malaysia (peringkat 23) dan Thailand (peringkat 30) di kawasan Asia Tenggara. Penurunan 13 peringkat dalam satu tahun merupakan indikator bahwa struktur daya saing nasional memerlukan intervensi mendasar dan komprehensif.

Read more of this post

Strategi Gerakan Sosial: Mempertahankan Fondasi Nasional di Era Global

Oleh: Harry Andrian Simbolon., S.E., M.Ak., M.H., Ak., QIA., CA., CPA., CMA., CIBA., ASEAN CPA., CertSF., QCRO

Budaya gotong royong, warisan berharga bangsa Indonesia, semakin memudar di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan bersama—mulai dari kerja bakti, ronda malam, hingga saling membantu saat ada hajatan—terus menurun. Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan kita tergerus oleh perkembangan zaman, individualisasi, dan dominasi teknologi dalam interaksi sosial. Untuk mengatasi krisis nilai-nilai kebangsaan ini, diperlukan strategi nyata dan terukur melalui gerakan sosial yang kuat dan inklusif.

Read more of this post