Karyawan Hanya Mengejar Kompensasi Jangka Pendek?

Oleh: Iwan Setiawan., S.E., MBA *)

Sering kita menemukan perusahaan yang berkinerja keuangan bagus dan memberikan kompensasi excellent kepada karyawannya, tetapi justru memiliki employee turn-over yang tinggi pula, malahan tingkat ketidakpuasan kerja karyawannya juga tinggi. Apakah itu sesuatu yang salah? Tingkat turn-over karyawan tentu bukan indikator yang selalu harus diwaspadai oleh manajemen. Beberapa perusahaan “pencetak leader” memandang angka turn-over karyawan yang tinggi sebagai sesuatu yang sehat. Angka tersebut bahkan sering dibanggakan oleh manajemen perusahaan dan para alumni (contoh klasik adalah Citibank Indonesia). Akan tetapi ketidakpuasan karyawan dari sudut pandang apapun tentu bersifat diametrical terhadap financial result yang diperoleh (baik oleh perusahaan maupun individu karyawan). Read more of this post