Pelembagaan Etika

Business EthicDisusun oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Secara sederhana yang dimaksud dengan etika bisnis adalah cara-cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan  individu,  perusahaan, industri dan juga masyarakat. Kesemuanya ini mencakup bagaimana kita menjalankan bisnis secara adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, dan tidak tergantung pada kedudukan individu ataupun perusahaan di masyarakat.

Etika bisnis lebih luas dari ketentuan yang diatur oleh hukum, bahkan merupakan standar yang lebih tinggi dibandingkan standar minimal ketentuan hukum, karena dalam kegiatan  bisnis seringkali kita temukan wilayah abu-abu yang tidak diatur oleh ketentuan hukum.

Pelembagaan Etika

Etika seharusnya diterapkan di dalam bisnis dengan menunjukkan bahwa etika mengatur semua aktivitas manusia yang disengaja, dan karena bisnis merupakan aktitivitas manusia yang disengaja, etika hendaknya juga berperan dalam bisnis. Argumen lain berpandangan bahwa, aktivitas bisnis, seperti juga aktivitas manusia lainnya, tak dapat eksis kecuali orang yang terlibat dalam bisnis dan komunitas sekitarnya taat terhadap standar minimal etika. Bisnis merupakan aktivitas kooperatif yang eksistensinya mensyaratkan perilaku etis.

Dalam masyarakat tanpa etika, seperti ditulis oleh filsuf Hobbes, ketidakpercayaan dan kepentingan diri yang tidak terbatas akan menciptakan ”perang antar manusia terhadap manusia lain”, dan dalam situasi seperti itu hidup akan menjadi kotor, brutal, dan dangkal. Karenanya dalam masyarakat seperti itu, tidak mungkin dapat melakukan aktivitas bisnis, dan bisnis akan hancur. Karena bisnis tidak dapat bertahan hidup tanpa etika, maka kepentingan bisnis yang paling utama adalah mempromosikan perilaku etika kepada anggotanya dan masyarakat luas. Etika hendaknya diterapkan dalam bisnis dengan menunjukan bahwa etika konsisten dengan tujuan bisnis, khususnya dalam mencari untung. Contoh Merck dikenal karena budaya etisnya yang sudah lama berlangsung, namun ia tetap merupakan perusahaan yang secara spektakuler mendapatkan paling banyak keuntungan sepanjang masa.

Etika bisnis dalam perusahaan memiliki peran yang sangat penting, yaitu untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh.

Biasanya dimulai dari perencanaan strategis , organisasi yang baik, sistem prosedur yang transparan didukung oleh budaya perusahaan yang andal serta etika perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan konsekuen.

Haruslah diyakini bahwa pada dasarnya praktek etika bisnis akan selalu menguntungkan perusahaan baik untuk jangka menengah maupun jangka panjang, karena:

  • Mampu mengurangi biaya akibat dicegahnya kemungkinan terjadinya friksi, baik intern perusahaan maupun dengan eksternal.
  • Mampu meningkatkan motivasi pekerja.
  • Melindungi prinsip kebebasan berniaga
  • Mampu meningkatkan keunggulan bersaing.

Tidak bisa dipungkiri, tindakan yang tidak etis yang dilakukan oleh perusahaan akan memancing tindakan balasan dari konsumen dan masyarakat dan akan sangat kontra produktif, misalnya melalui gerakan pemboikotan, larangan beredar, larangan beroperasi dan lain sebagainya. Hal ini akan dapat menurunkan nilai penjualan maupun nilai perusahaan.

Sedangkan perusahaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika bisnis, pada umumnya  termasuk perusahaan yang memiliki peringkat kepuasan bekerja yang tinggi pula, terutama apabila perusahaan tidak mentolerir tindakan yang tidak etis, misalnya diskriminasi dalam sistem remunerasi atau jenjang karier.

Perlu dipahami, karyawan yang berkualitas adalah aset yang paling berharga bagi perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus semaksimal mungkin harus mempertahankan karyawannya.

Untuk memudahkan penerapan etika perusahaan dalam kegiatan sehari-hari maka nilai-nilai yang terkandung dalam etika bisnis harus dituangkan kedalam manajemen korporasi yakni  dengan cara :

  • Menuangkan etika bisnis dalam suatu kode etik (code of conduct)
  • Komite etik mengembangkan kebijakan, mengevaluasi tindakan, menyelidiki penyimpangan kebijakan
  • Sistem komunikasi etik
  • Petugas etik menyediakan training/pendidikan atau menyelidiki dugaan penyimpangan
  • Program training etik untuk meningkatkan kepedulian dan menolong karyawan dalam meresponi permasalah etika
  • Proses pendisiplinan atas kelakuan yang tidak etik

Melembagakan etika berarti memformalkan etika kedalam aturan perusahaan, membuatnya menjadi sebuah panduan moral dan kerja bagi setiap pemangku kepentingan untuk menjalankan proses bisnis perusahaan.

Beberapa perusahaan malah mengejawantahkan etika ini kedalam budaya perusahaannya dengan cara memberikan arahan jelas kepada karyawan melalaui budaya yang disepakati bersama. Budaya perusahaan ini bagi banyak perusahaan juga menjadi tolak ukur aktivitas karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan.

Beberapa perusahaan besar di Indonesia malah sudah membuat panduan etika berupa aturan yang diturunkan menjadi buku saku dan dibagikan kepada para karyawannya. Beberapa diantaranya adalah Garuda Indonesia, Chevron Indonesia, dll.

Pelembagaan Etika di Telkomsel

Sebagai wujud pelaksanaan Good Corporate Governance, Telkomsel mengaplikasikannya dengan struktur budaya perusahaan yang disebut dengan The Telkomsel Way seperti gambar dibawah.

Telkomsel Great

THE TELKOMSEL WAY hadir dan ditetapkan sebagai cara atau budaya Telkomsel untuk menjadi Great Company. Panduan bagi seluruh karyawan dalam memberikan kontribusi kepada Perusahaan ini disusun menjadi tiga bagian, yaitu Philosophy To Be The Best, Principles To Be The Star dan Practices To Be The Winner.

Seluruh karyawan Telkomsel harus memberikan yang terbaik dengan lima nilai GREAT, yaitu inteGrity, Respect, Enthusiasm, loyAlty dan Totality. Kelima nilai GREAT ini harus diwujudkan melalui Great Spirit yaitu Speed, Solid, dan Smart. Jika masing-masing karyawan memberikan yang terbaik dengan GREAT Values dan mengimplementasikan Great Spirit, maka seluruh karyawan Telkomsel akan menjadi GREAT People. GREAT People inilah yang akan mampu menyusun Great Strategy dan menghasilkan Great Innovation. Maka Telkomsel akan terus mampu melanjutkan tradisi kemenangan. Dalam THE TELKOMSEL WAY, nilai respect akan senantiasa memperlakukan pihak lain dengan sensitivitas budaya, rasa hormat, kepedulian, kesopanan dan profesionalisme.

Dalam rangka membangun GREAT People inilah, untuk mewujudkan adanya kepedulian dan rasa memiliki karyawan terhadap Perusahaan, Telkomsel telah membangun beragam saluran (channel) komunikasi baik yang bersifat satu arah maupun interaktif. Karyawan diberi kesempatan untuk mengomunikasikan segala hal yang mampu menunjang terbentuknya iklim kerja yang sehat dan kondusif. Selain memiliki media internal, Telkomsel juga menyelenggarakan forum coaching dan counselling yang merupakan media karyawan untuk berinteraksi dengan atasan langsung. Forum coaching dan counselling lebih diperuntukkan untuk membantu mengatasi hambatan yang terjadi terkait dengan pencapaian kinerja dan kompetensi.

Dalam rangka meningkatkan harmonisasi antar karyawan dan iklim komunikasi yang lebih kondusif, Perusahaan membangun saluran komunikasi bagi karyawan yang telah dituangkan di dalam ketentuan Perjanjian Kerja Bersama. Saluran komunikasi yang dibentuk oleh Perusahaan adalah whistleblower dan keluh kesah yang ditetapkan melalui Nota Dinas Direktur.

Kedua saluran ini diadakan untuk menjembatani komunikasi antara karyawan dengan atasan, apabila selama ini tidak terjalin dengan harmonis. Upaya Perusahaan ini didukung oleh Serikat Pekerja Perseroan yang memiliki kesamaan pendirian dan pandangan bahwa kondisi hubungan kerja yang harmonis, lingkungan kerja yang kondusif akan menjadi katalisator bagi pencapaian target-target Perusahaan. Pun demikian sebaliknya, apabila kondisi hubungan kerja tidak harmonis dan lingkungan kerja tidak kondusif dikarenakan banyaknya permasalahan di internal Karyawan ataupun unit kerja yang tidak tersalurkan dengan baik, maka hal tersebut pun sangat berpotensi menjadi katalisator bagi kemunduran Perusahaan.

Advertisements

About akuntansibisnis
Me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: