Pengalaman Menghadapi Ujian CPA

become-a-cpaOleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA., Ak., CA., CPA

Sekedar berbagi saja pengalaman saya dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian Certified Public Accountant (CPA) bagi rekan-rekan yang hendak mendapatkannya.

Ketika mahasiswa dulu, saya dan mungkin juga mahasiswa lainnya seperti didoktrin oleh dosen-dosen dan senior-senior bahwa CPA itu adalah gelar yang paling bergengsi, mendapatkannya pun susah sekali. Doktrin itu saya ikuti terus hingga saya aminkan ketika saya bekerja di salah satu kantor akuntan publik, di kantor itu bisa dihitung cukup dengan satu tangan saja beberapa orang yang sudah CPA.

Ketika saya bekerja di salah satu grup perusahaan terkemuka sekarang ini, saya semakin sering berkomunikasi dengan beberapa konsultan dan auditor yang mendapat penugasan di kantor saya, yang notabene sudah CPA. Dari beberapa diskusi tersebut saya sepertinya bisa mengukur kadar kepakaran mereka ternyata tidak hebat-hebat banget kok. Hal itulah yang men-drive saya untuk men-challenge kemampuan saya mengikuti ujian CPA.

Hal lainnya yang mendukung saya mengikuti ujian CPA ini adalah ketika saya mengikuti Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) di Universitas Trisakti saya mendapatkan predikat sebagai lulusan terbaik dan diberikan reward berupa  beasiswa mengikuti preparation CPA hingga mengikuti ujian CPA. Tepat sekali, niat didukung dengan dana.

Selama mengikuti preparation di CT Prima, lembaga training akuntan professional yang diampu oleh salah satu tokoh akuntan terkemuka di Indonesia, saya diperkenalkan dengan contoh-contoh soal dan prediksi-prediksi soal yang kemungkinan akan keluar. Dalam soal-soal tersebut memang saya melihat tingkat kesulitan yang relative sangat tinggi, belum lagi cakupan materi ujian setiap mata ujiannya yang sangat luas sekali, sementara soal yang diujikan hanya sedikit.

Mengetahui hal itu saya mencoba membuat strategi belajar. Mengingat kesibukan saya di kantor dan waktu yang harus saya bagi dengan keluarga saya setiap akhir pekan dan hari libur, maka saya harus jeli membagi waktu untuk belajar disetiap kesempatan.

Dari empat mata ujian yang diujikan saya mencoba mengurutkannya berdasarkan skala prioritas dan tingkat kesulitan, yang relative mudah terlebih dahulu saya ambil. Urutan yang saya buat adalah sebagai berikut:

  1. Auditing & Assurance (AAS)
  2. Lingkungan Bisnis, Hukum Komersial & Perpajakan (LBHP)
  3. Akuntansi dan Pelaporan Keuangan (APK)
  4. Akuntansi Manajemen, Manajemen Keuangan dan Sistem Informasi (AMSI)

Karena keterbatasan waktu yang saya miliki maka saya merancang mengikuti satu ujian saja di setiap term-nya (setiap 3 bulan), sehingga saya memiliki percaya diri yang tinggi dalam melahap semua buku-buku teori dan latihan-latihan soal. Dalam setiap ujian yang akan saya ikuti saya membagi materi bahan belajarnya ada di kantor dan ada di rumah, demikian juga saya siapkan di tas kantor dan di kabin mobil saya. Sehingga kapanpun dan dimanapun saya bisa sempatkan membaca meski cuma beberapa lembar saja atau sekedar latihan satu atau dua soal saja.

Ketika hasil ujian AAS diumumkan ternyata nilai saya cukup baik, hal ini menambah percaya diri saya untuk menghadapai ujian-ujian lainnya. Dalam ujian pertama ini juga, saya mendapatkan pelajaran berharga bahwa latihan soal yang ditampilkan di website Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) kemungkinan keluarnya sangat tinggi sekali, estimasi saya sekitar 25% soal yang diujikan diambil dari latihan soal IAPI tersebut. Oleh karena itu saran saya kalau bisa dihafal saja semua soal latihan di IAPI tersebut.

Demikian ujian demi ujian bisa saya selesaikan dengan sempurna semuanya. Bersyukur saya bisa menyelesaikan setiap ujiannya cukup dengan satu kali ujian saja. Dan hal yang mengejutkan saya juga, ujian APK yang konon dimitoskan oleh para peserta bahwa ujian APK ini yang paling susah karena paling banyak gagal dan diulangi oleh peserta hingga berulang-ulang kali, justru ujian APK ini pula nilai saya yang paling tinggi. Praise The Lord.

Pesan dan saran saya kepada rekan-rekan profesioanl akuntansi, capailah semua impian kita dengan semangat yang tinggi dan kerja keras, dimana ada niat pasti disitu ada jalan.

Advertisements

About akuntansibisnis
Me

7 Responses to Pengalaman Menghadapi Ujian CPA

  1. Ando says:

    Cool, semoga saya segera menyusul. Setelah mengulang berulang-ulang kali.

  2. Vidi says:

    Mas Harry, terimakasih atas sharingnya. Saya sedang dalam persiapan untuk mengikuti CPA yang model 4 ujian (terakhir di tahun ini), mohon bantuannya jika mas masih menyimpan contoh soal-soal ujian CPA sebelumnya. Terimakasih mas.

    Vidi/ kalistusmaking@gmail.com

  3. Sasa says:

    mas mau nanya, saya kan freshgraduate akuntansi lah kalau ingin mengikuti tes cpa apa harus ikut ppak utk mendapatan gelar ak terlebih dahulu baru boleh ikut tes cpa? trimakasih

    • Mbak Sasa bisa lihat detail persyaratannya di web IAPI.
      Saat ini ada tiga tahapan ujian: Tingkat dasar (gelar ACPAI), tingkat profesional (CPAI) dan tingkat lanjutan (CPA). Masing-masing tingkatan ada persyaratannya masing-masing. Syarat pengalaman kerja wajib loh mbak. Saran saya kalau mau CPA bekerjalah di kantor akuntan public.

  4. Irianto says:

    Dear Pak Harry,
    Salam kenal.
    Agak tidak sesuai dengan konteks nya memang, tapi melihat bahwa Bapak sudah menyelesaikan ujian CA, saya ingin tanyakan: Apakah ada contoh soal untuk ujian CA? Atau mungkin kursus ‘per subjek? Mengingat tidak semua subjek perlu untuk dikursuskan.
    Karena dari pengalaman saya mengikutinya selama ini. Contoh soal di modul kurang relevan dengan aktualnya.
    Terimakasih.

    • Mas Irianto, sy dapat CA otomatis krn sudah Ak. Namun berdasarkan sharing dr adik2 ujian CA tersulit adalah akuntansi pelaporan keuangan, bisa2 gak ada yg Lulus ujian ini dalam satu kelas. Jadi sepertinya lebih baik fokus di mata ujian ini saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: