Perataan Laba

Perataan Laba (Income Smoothing)

Oleh: Harry Andrian Simbolon SE., M.Ak., QIA

Laporan keuangan merupakan sarana utama untuk mengkomunikasikan informasi keuangan kepada pihak di luar perusahaan. Laporan keuangan memberikan informasi mengenai sumber daya perusahaan dan klaim terhadap sumber daya itu serta perubahan dalam sumber daya tersebut yang berguna bagi pengambilan keputusan investasi dan kredit serta mengukur prospek arus kas (Kieso dan Weygandt, 2001). Untuk itu informasi yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut harus dapat dipahami, relevan, andal, dan dapat diperbandingkan serta menggambarkan kondisi perusahaan pada masa lalu dan proyeksi masa datang. Read more of this post

Kerangka Konseptual Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah

Laporan keuangan Pemerintah Daerah disusun untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan dan seluruh transaksi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah selama satu periode pelaporan. Laporan keuangan Pemerintah Daerah terutama digunakan untuk membandingkan realisasi pendapatan dan belanja dengan anggaran yang telah ditetapkan, menilai kondisi keuangan, menilai efektivitas dan efisiensi Pemerintah Daerah, dan membantu menentukan ketaatannya terhadap peraturan perundang-undangan. Read more of this post

Six Sigma

Dalam era globalisasi ini, persaingan antar perusahaan semakin ketat. Setiap perusahaan mencoba berbagai macam cara untuk dapat bertahan dan unggul dalam persaingan tersebut. Dimana kepuasan konsumen menjadi tujuan utama dari segala upaya perusahaan. Salah satu cara yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mencapai kepuasan konsumen secara maksimal yaitu dengan meningkatkan kualitas dari produk dan jasa yang dihasilkan serta produk dan jasa tersebut dapat menjawab kebutuhan konsumen saat ini. Beberapa perusahaan khususnya di Amerika Serikat mulai melakukan revolusi sistem manajemen kualitas dengan mengikuti prinsip-prinsip Six Sigma. Read more of this post

Kompensasi Manajemen

Perencanaan kompensasi manajemen adalah kebijakan-kebijakan dan prosedur-prosedur untuk memberikan kompensasi kepada manajer-manajer (Blocher et.al, 2005:807). Kompensasi dapat juga diartikan sebagai semua bentuk kembalian (return) keuangan, jasa-jasa berwujud, dan tunjangan-tunjangan yang diperoleh karyawan sebagai bagian dari sebuah hubungan kepegawaian (Henry Simamora, 1998:412).

Kompensasi dapat berupa gaji, bonus, tunjangan, atau tambahan penghasilan. Gaji adalah suatu pembayaran tetap, sementara bonus didasarkan pada pencapaian tujuan-tujuan kinerja untuk suatu periode. Gaji, bonus, tunjangan, atau tambahan penghasilan mencakup tunjangan-tunjangan khusus bagi karyawan, seperti bepergian, keanggotaan dalam suatu klub kebugaran, asuransi jiwa, tunjangan kesehatan, tiket untuk hiburan, dan bayaran-bayaran tambahan lainnya oleh perusahaan. Read more of this post

Process Value Analysis

Pada beberapa organisasi menyampaikan bahwa nilai lebih secara efisiensi  dibanding saingannya mempunyai suatu manfaat kompetisi yang berbeda. Analisis nilai proses memungkin untuk menentukan keuntungan kompetitif terdiri dari dua yaitu: meningkatkan nilai bagi konsumen (customer value) dan meningkatkan efisiensi proses (process efficiency). Read more of this post

Standar Profesional Akuntan Publik

Standar Profesional Akuntan Publik terdiri dari enam standar yaitu:

  1. Standar Auditing.
  2. Standar Atestasi.
  3. Standar Jasa Akuntansi dan Review.
  4. Standar Jasa Konsultasi.
  5. Standar Pengendalian Mutu.
  6. Aturan Etika Kompartemen Akuntan Publik.

Kelima standar yang pertama merupakan standar teknis yang diterbitkan oleh Dewan Standar Profesional Akuntan Publik., sedangkan Aturan Etika Kompartemen Akuntan  Publik merupakan aturan moral yang diterbitkan oleh Kompartemen Akuntan Publik. Keenam standar profesional ini disusun untuk mengatur mutu jasa yang dihasilkan akuntan publik bagi  masyarakat. Read more of this post

Pengendalian Interen

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Pengelolaan usaha yang baik tidak terlepas dari system Pengendalian interen yang dimiliki suatu entitas bisnis. Pengendalian interen yang efektif sangat diperlukan untuk memastikan tercapainya tujuan perusahaan dan penentuan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Dengan demikian, pemahaman yang sama tentang pengendalian interen yang efektif merupakan suatu hal yang sangat penting. Terlebih dalam era persaingan global dengan perkembangan sistem operasi dan persaingan bisnis yang begitu kompleks. Read more of this post

Sarbanes Oxely Act

Beberapa tahun yang lalu terjadi kejahatan akuntansi yang sangat besar, mengguncang dunia bisnis, merugikan banyak investor, karyawan, dan banyak pihak lainnya. Sebut saja WorldCom, sebuah perusahaan jasa layanan telekomunikasi di Amerika Serikat, dibangun di tahun 1983. Pertumbuhan perusahaan ini sangat signifikan dan mngantarkannya menjadi perusahaan nomor dua untuk jasa layanan telepon jarak jauh di Amerika. WorldCom menyatakan bangkrut pada Juli 2002, dengan total nilai US $ 11 milyar. Bernie Ebbers, mantan CEO dari perusahaan ini dinyatakan bersalah dan dalang dari kejahatan akuntansi di perusahaan yang dipimpinnya ini. Ebbers dijatuhi hukuman penjara selama 85 tahun. Read more of this post