Triton Energy: Globalisasi dan Korupsi Global

case-studies imageOleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Untuk membiayai proyek besar Triton, Bill Lee (CEO Triton ) terpaksa mengurangi strategi kuno mereka untuk menigkatkan objek keuangan perusahaan. Awal 1980 Triton menemukan minyak di sebelah barat laut Perancis pada lokasi yang bersamaan dengan perusahaan minyak lain. Untuk mempercepat pengeboran dan untuk mengungguli kompetitor lain, Triton beraliansi dengan perusahaan minyak negara setempat– campagnie francaise des petroles. Partnership ini memberikan banyak keuntungan bagi Triton sejak perusahaan itu memberikan Triton akses kepada pemerintah Perancis dalam regulasi perminyakan. Seorang jurnalis bisnis mengatakan bahwa keahlian politik Triton adalah faktor kunci keberhasilannya. Triton terbukti dekat dengan orang-orang berpengaruh pada departemen perminyakan Perancis yang mengeluarkan ijin penambangan. Read more of this post

Integrasi Komponen SIA

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Integrasi komponen hardware

Bagian-bagian dari hardware satu sama lain harus berhubungan dan bekerja sama secara harmonis/berintegrasi membentuk hardware sistem informasi akuntansi. Hardware yang digunakan untuk sistem informasi akuntansi harus sesuai atau harmonis dengan kebutuhan sistem informasi akuntansi yang diterapkan dan juga sesuai dengan kemampuan keuangan perusahaan. Read more of this post

Perkembangan minat Internal Audit di Indonesia

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Profesi audit internal mengalami perkembangan cukup berarti pada awal abad 21, sejak munculnya kasus Enron & Worldcom yang menghebohkan kalangan dunia usaha. Meskipun reputasi audit internal sempat terpuruk oleh berbagai kasus kolapsnya beberapa perusahaan tersebut yang melibatkan peran auditor, namun profesi auditor internal ternyata semakin hari semakin dihargai dalam organisasi. Saat ini profesi auditor internal turut berperan dalam implementasi Good Corporate Governance (GCG) di perusahaan maupun Good Government Governance (GGG) di pemerintahan. Read more of this post

Strategi Bersaing Korporasi

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Staregi korporasi dapat dijelaskan dengan tiga pendekatan umum yang lazim disebut dengan grand strategi, yaitu; pertumbuhan (growth), mejaga kestabilan (stability) dan menarik diri (retrenchment). Ketiga langkah itu dapat dianalogikan secara sederhana pada seseorang yang melangkah ke depan, diam ditempat atau mundur pada saat berperang. Ada dua bel;as macam strategy (grand strategi) yang dapat dijalankan perusahaan untuk menciptakan dan mempertahankan keunggulan bersaing suatu unit bisnis yaitu: concentration, market development, product development, innovation, horizontal untegration, vertical integration, join venture, concentric, diversification, conglomerate diversication, retrenchment/turnaround, divesture dan liquidation. Read more of this post

Audit Siklus Pengeluaran

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Siklus pengeluaran terdiri dari transaksi pemerolehan barang atau jasa. Barang yang diperoleh perusahaan dapat berupa aktiva tetap dan surat berharga yang akan digunakan untuk menghasilkan pendapatan dalam jangka waktu lebih dari satu tahun atau sediaan dan surat berharga yang akan dikonsumsi atau digunakan untuk menghasilkan pendapatan dalam jangka waktu satu tahun atau kurang. Jasa yang diperoleh perusahaan juga dapat dibagi menjadi dua, yaitu jasa yang hanya menghasilkan manfaat satu tahun atau kurang (jasa personel, bunga, asuransi, iklan) dan jasa yang menghasilkan manfaat lebih dari satu tahun (aktiva tidak berwujud). Read more of this post

Strategy Bersaing

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Dalam menyusun strategi untuk meraih keunggulan bersaing, setiap perusahaan dihadapkan pada situasi dan kondisi yang berbeda-beda yang terjadi dalam lingkungan intern maupun ekstern perusahaan, jauh maupun dekat. Peluang tersebut akan menjadi kenyataan jika perusahaan mampu menggunakan kekuatan yang dimiliki secara cermat dan menghindar dari ancaman jika dapat mengatasi kelemahan yang dimiliki. Read more of this post

Analisis Intern

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Analisis intern akan dapat menunjukkan berbagai kelemahan yang melekat pada perusahaan. Kesadaran bahwa perusahaan punya keterbatasan akan mendorong manajemen perusahaan  untuk berpikir dan bertindak realistis menghadapi isu-isu strategis yang sedang dihadapi perusahaan dan berusaha menyusun program prioritas. Ada lima hal yang ingin dicapai dalam analisis intern, yaitu:

  1. Untuk menilai apakah strategi sekarang telah berjalan dengan baik ?
  2. Apa kekuatan mupun kelemahan atau kemampuan istimewa perusahaan ?
  3. Apakah harga jual dan biaya perusahaan cukup bersaing ?
  4. Seberapa kuat posisi bersaing perusahaan ?
  5. Isu-isu strategis apa yang dihadapi perusahaan ? Read more of this post

Analisis Persaingan dan Industri

Oleh: Harry Andrian Simbolon SE., M.Ak., QIA

Ada dua lingkungan utama yang menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan strategi yaitu:

  1. Perubahan lingkungan ekstern perusahaan yang mencakup lingkungan pekerjaan atau industri dan lingkungan social (societal environment).
  2. Perubahan lingkungan intern perusahaan.

Ada hubungan yang sangat erat antara perubahan lingkungan dengan perubahan aspek-aspek penting keberhasilan misi perusahaan. Perubahan lingkungan perusahaan yang signifikan jelas akan merubah pula key success perusahaan. Perusahaan yang dapat berkembang dengan baik, pada umumnya adalah perusahaan yang selalu melakukan inovaasi tiada henti. Read more of this post