IFRS dan Sharing Economy

IFRS SEOleh: Harry Andrian Simbolon., SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA., CIBA

Konvergensi standar akuntansi internasional atau International Financial Reporting Standards (IFRS) (sebelumnya International Accounting Standard (IAS)) oleh Indonesia adalah suatu yang tidak dapat dihindarkan lagi karena sudah disepakati dalam forum G20. Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) telah mengambil sikap hanya satu tahun gap adopsi IFRS menjadi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), artinya semua IFRS jika sudah berlaku efektif maka tahun depannya PSAK nya juga berlaku di Indonesia. Ketika proses konvergensi ini mulai digelorakan sejak satu dekade lalu, perlahan demi perlahan kekawatiran para pelaku bisnis dapat diatasi karena terjadi perubahan mendasar dari rule-based menjadi principle-based, artinya akuntansi tidak menjadi sesuatu ilmu yang kaku lagi, penuh dengan aturan yang rigid, dan bersifat pelaporan historis. Sekarang akuntansi kental dengan sentuhan pertimbangan, asumsi dan estimasi oleh manajemen, sepanjang didukung oleh analisa yang relevan. Disinilah letak permasalahannya, untuk menyediakan dukungan analisa ini, karena keterbatasan kemampuan dan kecakapan personil, manajemen membutuhkan jasa profesional yang ahli dibidangnya. Read more of this post

Advertisements

Laporan Keuangan Berdasarkan Peraturan Bapepam VIII.G.7

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Pasar modal sebagai salah satu penggerak roda perekonomian nasional dan sumber pembiayaan bagi dunia usaha dan wahana investasi masyarakat, mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan nasional sekaligus meningkatkan pemerataan, pertumbuhan, dan stabilitas ekonomi ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat. Agar kegiatan di pasar modal dapat berjalan dan dilaksanakan secara teratur dan wajar serta taat asas sehingga masyarakat pemodal dapat terlindungi dari praktek yang merugikan dan yang tidak sejalan dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku serta untuk menyesuaikan dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang berbasis International Financial Reporting Standards (IFRS), BAPEPAM-LK telah merevisi Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

Read more of this post

Accounting is Nothing

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Dalam suatu kesempatan bimbingan thesis dengan dosen pembimbing saya, alangkah terkejutnya saya mendengar pernyataannya “accounting is nothing”. Karena keingintahuan, saya berusaha mengorek lebih banyak hal  tentang pernyataan tersebut. Setelah saya tanya, ternyata dosen saya itu mengutip pernyataan tersebut dari dosen S3-nya di Universitas Katolik Leuven Belgia. Dalam tulisan singkat ini, akan saya paparkan mengapa pernyataan itu bisa keluar. Read more of this post

Boediono Minta RI Pakai Standar Akuntansi Internasional

Wakil Presiden Boediono meminta kepada kalangan dunia usaha di Tanah Air menerapkan akuntansi berstandar internasional. Diharapkan laporan keuangan menjadi berkualitas dan transparan. Read more of this post

IFRS First Time Adoption

Oleh: Harry Andrian Simbolon., SE., M.Ak., QIA

Target waktu implementasi IFRS di Indonesia tinggal hitungan bulan lagi, direncanakan  Indonesia akan Full convergence pada tanggal 1 Januari 2012. Namun pada kenyataannya sampai dengan saat ini IFRS 1: First Time Adoption sama sekali belum diadopsi oleh IAI. Beberapa perusahaan besar di Indonesia malah sudah lebih dulu meng-hire konsultan ternama untuk mengantisipasi first time adoption IFRS ini di perusahaannya. Read more of this post

Update Status Konvergensi IFRS

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Sesuai dengan roadmap IAI dalam melakukan konvergensi International Financial Reporting Standard (IFRS) kedalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang akan berlaku efektif pada 1 Januari 2012, sampai dengan saat ini tercatat sudah 90% IFRS/IAS diadopsi kedalam PSAK.

Read more of this post

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dan IFRS

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang kita kenal selama ini sebagaimana yang diadopsi dalam buku ajar di kampus-kampus adalah kerangka konseptual berdasarkan USGAAP. Sejalan dengan konvergensi International Financial Reporting Standar (IFRS) kedalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), mau tidak mau kita harus merubah mindset kita mengikuti kerangka konseptual IFRS tersebut. Read more of this post