Update Status Konvergensi IFRS

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Sesuai dengan roadmap IAI dalam melakukan konvergensi International Financial Reporting Standard (IFRS) kedalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang akan berlaku efektif pada 1 Januari 2012, sampai dengan saat ini tercatat sudah 90% IFRS/IAS diadopsi kedalam PSAK.

Read more of this post

Sertifikasi Profesional Bidang Keuangan

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Sertifikasi profesional adalah suatu bentuk pengakuan atas keprofesionalan seseorang  akan bidang yang digelutinya. Dalam pasar tenaga kerja sertifikat profesional yang dimiliki sesorang menjadi daya jual orang tersebut, sertifikat tersebutlah yang membedakan tingkat kualitas dan keahlian seorang tenaga kerja dibanding dengan tenaga kerja lainnya. Misalkan saja seorang yang memiliki sertifikasi internal auditor tentu akan lebih dipercaya oleh manajemen perusahaan untuk dipekerjakan meng-audit perusahaan dibanding orang lain yang tidak memilikinya. Read more of this post

Perbedaan Kerangka Konseptual USGAAP dan IFRS

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang kita kenal selama ini sebagaimana yang diadopsi dalam buku ajar di kampus-kampus adalah kerangka konseptual berdasarkan USGAAP. Sejalan dengan konvergensi International Financial Reporting Standar (IFRS) kedalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), mau tidak mau kita harus merubah mindset kita mengikuti kerangka konseptual IFRS tersebut. Read more of this post

Belajar Akuntansi Yuk

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Bagi orang awam, mungkin akuntansi dipahami sekedar debet dan kredit saja. Debet ada di kiri dan kredit ada di kanan, jika debet tidak sama dengan kredit berarti pencatatannya tidak tepat. Aset (disisi kiri/debet) harus sama dengan hutang ditambah ekuitas (disisi kanan/kredit). Itulah yang disebut dengan persamaan akuntansi. Persamaan itu berarti bahwa aset diperoleh dari hutang dan atau dari ekuitas pemilik. Read more of this post

Status Akuntan Asing Jadi Ilegal

Akuntan publik dan kantor akuntan publik asing yang beroperasi di Indonesia beralih status menjadi ilegal. Rancangan Undang-Undang Akuntan Publik mengharuskan adanya perjanjian antarnegara sebagai syarat bagi akuntan asing beroperasi di wilayah Indonesia. Read more of this post

Perkembangan Konvergensi PSAK ke IFRS

Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., M.Ak., QIA

Sesuai dengan roadmap konvergensi PSAK ke IFRS (International Financial Reporting Standart) maka saat ini Indonesia telah memasuki tahap persiapan akhir (2011) setelah sebelumnya melalui tahap adopsi (2008 – 2010). Hanya setahun saja IAI (Ikatan Akuntan Indonesia) menargetkan tahap persiapan akhir ini, karena setelah itu resmi per 1 Januari 2012 Indonesia menerapkan IFRS. Read more of this post

Monopoli Audit Segera Berakhir

Sebanyak 17.817 proyek audit selama ini dikerjakan hanya oleh empat kantor akuntan publik besar di Indonesia. Monopoli pekerjaan audit ini akan segera diakhiri dengan dibahasnya Rancangan Undang-Undang Akuntan Publik di DPR. Read more of this post

Menuju Penerapan IFRS 2011

Oleh: Harry Andrian Simbolon., SE., M.Ak., QIA dan Ludovikus Nadeak., SE,. S.Si

Masih teringat oleh kita kasus Enron yang menghebohkan jagad bisnis dunia sewindu yang lalu, perusahaan energi raksasa milik Amerika itu membuat tercengang para pelaku bisnis di seluruh penjuru dunia karena kiprahnya menciptakan pertumbuhan yang sangat fenomenal hanya dalam waktu singkat, namun akhirnya bankrut dalam waktu singkat pula. Arthur Andersen yang bertindak sebagai auditor eksternal Enron saat itu harus merelakan kantornya di seluruh dunia membubarkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban atas ulahnya “menukangi” praktik akuntansi dengan cara yang tidak lazim. Demikian juga kasus-kasus lainnya seperti Xerox, World dot Com, Bank Global, Great River, Bank Summa, dll yang memiliki karakteristik serupa. Read more of this post