Akuntansi Manajemen Pada Perusahaan Modern

maOleh: Harry Andrian Simbolon, SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA., CMA

Studi menunjukkan bahwa semakin kompleks suatu bisnis maka sistem akuntansi biaya konvensional menjadi semakin kurang bermanfaat. Sepanjang produk, proses, dan jaringan distribusi berubah semakin kompleks, maka sistem akuntansi biaya harus kembali ditata ulang untuk dapat beradaptasi dengan kebutuhan yang semakin kompleks itu. Read more of this post

Advertisements

Benchmarking

benchmarking1Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE., MAk., QIA., Ak., CA., CPA

Perusahaan yang terus tumbuh adalah Perusahaan yang tidak hanya memikirkan cara memenangkan kompetisi, tetapi bagaiamana merangkul kompetisi itu sendiri, memanfaatkan segala sesuatu yang dimiliki pesaing demi terciptanya kinerja yang lebih baik. Saat ini tidak ada satupun perusahaan yang benar-benar merasa diri paling hebat. Meskipun posisinya mendominasi di industri, namun ia tetap membutuhkan pembanding dari pesaing, apakah itu proses bisnis, standar operasi, kompetensi karyawan pesaing sampai pada budaya perusahaan lain. Pertanyaannya adalah maukah pesaing bertukar informasi, bukanlah itu rahasia dapur perusahaan? Disinilah manfaat dari benchmarking yang akan kita ulas dalam tulisan singkat ini. Read more of this post

Akuntansi Pilihan Tepat

Im AccountantOleh: Harry Andrian Simbolon, SE, MAk, QIA, AK, CA, CPA

Di awal tulisan ini saya mau mengucapkan selamat kepada adik-adik yang telah diterima di jurusan akuntansi di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta untuk tahun ajaran baru ini. Yakinlah kalian bahwa pilihan kalian itu adalah pilihan yang tepat. Bagi adik-adik yang belum diterima dan masih mencari kampus untuk kuliah, saran saya pilihlah jurusan akuntansi. Dalam tulisan ini, saya mau bercerita kisah saya, yang sebenarnya kecemplung tidak sengaja di jurusan akuntansi, namun pada akhirnya menjadi jalan hidup saya. Mudah-mudahan bisa memberi inspirasi.

Read more of this post

Momok IFRS 16 Bagi Sektor Telekomunikasi

leaseOleh: Harry Andrian Simbolon, SE, MAk, QIA, Ak, CA, CPA 

Pada tanggal 13 Januari 2016 International Accounting Standards Board (IASB) telah menerbitkan standar sewa baru yaitu IFRS 16 ‘lease’. Dengan dikeluarkan standar ini maka dimulailah era baru akuntansi sewa  – terutama bagi perusahaan penyewa (lessee). Jika pada standar sebelumnya (IAS 17) lessee harus membedakan antara sewa pembiayaan (finance lease) dan sewa operasi (operating lease), maka dalam standar baru ini lessee akan mengakui hampir semua kontrak sewa yang dimilikinya di laporan posisi keuangan, kecuali untuk sewa yang berdurasi jangka pendek dan sewa yang bernilai rendah. Bagi lessee yang sebelumnya telah menandatangani kontrak sewa dan diklasifikasikan sebagai sewa operasi, hal ini bisa berdampak besar bagi laporan keuangannya. Telekomunikasi adalah sektor yang sangat terpengaruh dari penerapan standar ini. Read more of this post

Tantangan Dan Masa Depan Industri Telekomunikasi Dari Perspektif Keuangan

telco1Oleh: Harry Andrian Simbolon, SE, MAk, QIA, Ak, CA, CPA

Sebelum ini perusahaan telekomunikasi (“telco”) di seluruh dunia menikmati pertumbuhan yang terus berkelanjutan, tidak hanya dari sisi pendapatan tetapi biaya inkrementalnya juga. Yang terjadi saat ini adalah ketika pertumbuhan kenyataannya tidak sesuai dengan yang diharapkan lagi, namun biaya inkremental tersebut terus membayangi dan susah ditekan, inilah yang menjadi pemicu suramnya rapor telco hampir di seluruh dunia.

Industri telekomunikasi sedang dan akan mengalami perubahan drastis. Kenyataannya hanya digital telco yang akan bertahan. Banyak telco tetap bermain dalam jasa telekomunikasi dasarnya (suara dan SMS), namun banyak juga dari mereka yang memilih beradaptasi mengikuti kebutuhan pasar. Saat ini telco menghadapi tantangan besar dari over the top (OTT) seperti google, facebook, dll. Mereka hanya sedikit mengeluarkan biaya infrastruktur namun memberikan customer experience yang lebih baik sehingga meraup keuntungan jauh lebih besar dari pada telco. Disamping itu, telco juga mengalami tekanan yang luar biasa dari regulator di masing-masing Negara, tidak hanya perizinan dan aturan operasional namun juga pengaturan harga retail. Demikian juga dengan perkembangan digital yang sedang membumi sekarang, ternyata hanya sedikit saja yang bisa dinikmati telco. Sehingga jika telco tetap melakukan bisnis seperti biasanya saja (business as usual), maka tidak lama lagi mereka akan “tumbang” juga. Read more of this post

Mengetahui Perataan Laba Menggunakan Indeks Eckel

SL_Smoothing_GraphOleh: Harry Andrian Simbolon, SE, M.Ak, QIA, Ak, CA, CPA

Disebabkan karena masih banyaknya minat pembaca weblog saya ini yang menanyakan detail perhitungan perataan laba menggunakan alat analisis Indeks Eckel, maka dalam tulisan ini saya akan memberikan penjelasan secara comprehensive mengenai cara menghitungnya. Semoga setelah tulisan ini terbit, email saya tidak dipenuhi pertanyaan-pertanyaan seputar hal ini lagi.

Read more of this post

IFRS 15: Kekawatiran Yang Berlebihan?

Revenue RecognitionOleh:
Harry A. Simbolon, SE, M.Ak, QIA, Ak, CA, CPA
Iwan Setiawan, SE, MBA, CIA, Ak, CA

IFRS 15 Revenue from contracts with customers adalah standar yang dihasilkan atas kolaborasi bersama antara International Accounting Standard Board (IASB) yang standarnya telah dipakai hampir di seluruh dunia dan Financial Accounting Standard Board (FASB) yang standarnya dipakai oleh mayoritas perusahaan-perusahaan Amerika. Pada saat yang hampir bersamaan dengan diluncurkannya IFRS 15 ini oleh IASB, FASB juga meluncurkan Accounting Standards Update (ASU) 606 dengan judul yang sama. IFRS 15 ini diharapkan menjadi jembatan bagi harmonisasi standar akuntansi antara kedua standard body ini, sehingga harapan dari seluruh stakeholder laporan keuangan kedepan bahwa hanya ada satu “bahasa” dalam laporan keuangan bisa dicapai. Read more of this post